Seledri juga Antihipertensi

Sering ditemui di sup dan sebagai hiasan pada makanan. Ternyata gunanya tidak hanya itu, seledri memiliki khasiat yang cukup banyak. Salah satunya adalah mengatasi hipertensi. Simak info lengkapnya di sini!

Apium graveolens L. atau yang lebih dikenal dengan nama seledri sudah tak asing lagi. Seledri sering dicampur ke dalam sup, ataupun salad. Aromanya harum segar, membuat rasa masakan jadi lebih enak. Tapi tahukah Anda kalau seledri ini ternyata tak hanya enak disajidakan campuran masakan, tapi juga bisa mengatasi beberapa penyakit?

Beberapa kepercayaan turun temurun, seledri mampu menurunkan demam ataupun panas anak, dengan cara mengoleskan seledri yang ditumbuk ke kepala anak. Selain menurunkan demam, bisa juga menyuburkan rambut anak-anak.

Berdasarkan penelitian, tanaman keluarga Apiaceae ini mengandung natrium yang berfungsi sebagai pelarut untuk melepaskan deposit kalsium yang menyangkut di ginjal dan sendi. Seledri juga mengandung magnesium yang berfungsi untuk menghilangkan stres. Daun seledri mengandung protein, belerang, kalsium, besi, fosfor, vitamin A, B1 dan C. Berdasarkan hasil penelitian, seledri juga mengandung psoralen, zat kimia yang menghancurkan radikal bebas penyebab kanker.

Seledri cukup mudah ditanam, baik di dataran tinggi maupun dataran rendah selama daerah tersebut berhawa sejuk. Untuk Anda yang memiliki masalah dengan hipertensi, seledri adalah sayuran yang tepat untuk Anda. Dengan meminum air perasan daun seledri secara teratur, dipercaya dapat menurunkan tekanan darah Anda.

Seledri dapat juga mengatasi masalah rematik. Bedanya, untuk mengatasi rematik cukup dengan mengkonsumsi seledri sebagai lalapan setiap hari. Jika Anda memiliki masalah dengan salah satunya, tak ada salahnya untuk mencoba.

Sumber : detikfood